Sosialisasi Program Unggulan Adiwiyata di SMA Negeri 1 Sidoharjo
SMA Negeri 1 Sidoharjo terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah berbudaya lingkungan melalui pelaksanaan sosialisasi Program Unggulan Adiwiyata kepada murid kelas X dan XI. Kegiatan yang berlangsung pada 4 Mei 2026 di masjid sekolah tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Program Adiwiyata bersama tim pelaksana. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus mempersiapkan murid dalam menjalankan 14 program unggulan Adiwiyata yang akan diterapkan secara rutin dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Program Adiwiyata merupakan inisiatif yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pendidikan berkelanjutan. Berikut adalah ringkasan 14 program unggulan yang disosialisasikan:
- Budidaya jamur sebagai unit percontohan.
- Pilot project budidaya jamur berjalan.
- Gerakan Jumat Bersih berbasis zona.
- Lumbung Sampah Sekolah yang aktif dan terjadwal.
- Kampanye Zero Plastic.
- Sistem pemilahan sampah yang berjalan stabil.
- Instalasi penampungan air hujan.
- Sistem irigasi tetes untuk kebun sekolah.
- Penyediaan sumber air alternatif bagi sekolah.
- Program penanaman dan pemeliharaan “Satu Siswa Satu Pohon”.
- Budidaya sayuran dengan sistem bedeng, polybag, dan galon.
- Penambahan koleksi tanaman TOGA dan tanaman buah.
- Unit Usaha Hijau Sekolah Aktif, meliputi jamur, sayuran, dan kompos.
- Pengelolaan hasil kebun dan budidaya jamur secara berkelanjutan.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para murid dapat berperan aktif dan menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ketua Program Adiwiyata menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja sama seluruh warga sekolah, mulai dari murid, guru, hingga tenaga kependidikan. Selain memaparkan program unggulan, ketua program juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Program Adiwiyata akan berfokus pada beberapa kegiatan berikut:
- Lomba display kelas.
- Kebersihan kelas dan taman di sekitar kelas.
- Penanaman “Satu Kelas Satu Pohon”.
- Program sampah terpilah dan Bank Sampah.
- Penerapan konsekuensi budaya positif sekolah bagi murid yang terlambat.
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mendorong semangat dan kesadaran murid akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan semangat kebersamaan, SMA Negeri 1 Sidoharjo berharap dapat menjadi sekolah percontohan dalam penerapan Program Adiwiyata yang berkelanjutan dan inspiratif bagi sekolah lain.






